Tuntas sudah dahaga hari ini.
Sultan HB X, akhirnya bersedia secara terbuka bertarung dalam pemilihan Presiden 2009. Benar bahwa kalah menang menurut beliau tidak menjadi masalah, karena pertarungan Pilpres 2009 bukanlah perlombaan yang mengharuskan satu pihak mengalahkan pihak yang lain.
Yang ada adalah pertarungan memenangkan hati rakyat, tidak akan ada yang kalah, selama semua benar-benar berjuang bagi rakyat.
Semoga Tuhan merestui hadirnya alternatif calon pemimpin. Untuk menghadirkan tambahan pilihan buat rakyat, pemilik sesungguhnya Presiden Republik Indonesia 2009.
Karena tahta Presiden, bukan hanya milik Jawa, bukan hanya milik Golkar, bukan juga milik Muslim. Dia milik seluruh rakyat dari Sabang sampai Merauke, dari semua penganut agama hingga penghayat aliran kepercayaan, dari suku Bugis hingga Cina pendatang, dari aktivis partai hingga orang non partisan.
Semua rakyat Indonesia, tempat Presiden 2009 mengabdi kepadanya.
Warna-warni negeri pertiwi, menanti hadirnya pemimpin sejati.
